BPJS Kesehatan, Kominfo Riau dan Forkom Media Sosial Riau, Gelar Talk Show Interaktif Via Instagram

BPJS Kesehatan, Kominfo Riau dan Forkom Media Sosial Riau, Gelar Talk Show Interaktif Via Instagram

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumbagteng Jambi, bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Riau, dan Forum Komunikasi Media Sosial Riau, menggelar talk show bertajuk Ngobrol Asik bersama BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kedeputian Sumbagteng Jambi, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (3/7/2018).

Talk show mengambil tema Layanan Kesehatan Paripurna Untuk Masyarakat Provinsi Riau itu disiarkan langsung melalui media sosial instagram Kominfo Riau dan Forum Komunikasi Media Sosial Riau.

Narasumber Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumbagteng Jambi, Siswandi, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga.

Talk show berlangsung interaktif tidak hanya mencuri antusias dari rombongan yang hadir di Kantor Kedeputian itu. Namun, netizen yang langsung menyaksikan talkshow secara live juga ikut berpartisipasi mengajukan beberapa pertanyaan terhadap kedua narasumber.

Talk Show Ngobrol Asik membahas tentang segala perkembangan BPJS Kesehatan sampai dengan saat ini. Serta hal-hal terkait kemudahan layanan yang didapat masyarakat jika menggunakan kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumbagteng Jambi, Siswandi, dalam sesi tanya jawab bersama pembawa acara talk show menjelaskan, BPJS Kesehatan merupakan perubahan dari kartu askes yang dulunya hanya menfasilitasi pegawai Negeri.

Paralihan Askes ke layanan BPJS Kesehatan telah berdasarkan UU yang diterbitkan pada 2011 tentang program JKN-KIS. Sehingga BPJS Kesehatan diamanahkan untuk mengelola melalui program itu.

"BPJS Kesehatan hadir bersama stake holder utama agar masyarakat Indonesia mendapatkan kebutuhan dasar atau pokok dalam hal kesehatan," ujar Siswandi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga, dalam sesi tanya jawab pun menjelaskan, untuk wilayah Cabang Pekanbaru, BPJS Kesehatan melayani 4 wilayah di Provinsi Riau. Yakni Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, dan Rokan Hulu. Sementara untuk kantor cabang lainnya di Wilayah Riau terdapat Dumai dan Tembilan.

Menurutnya, untuk BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, jumlah kepesertaan kian makin bertambah. Antusias masyarakat sangat tinggi guna mendapatkan layanan kesehatan melalui kepemilikan kartu JKN-KIS tersebut.

"Mengingat itu semua, kami sudah melakukan upaya dan inovasi agar masyarakat dapat terlayani dengan maksimal, kami sudah ada Mobile JKN, Chanel pendaftaran dan inovasi lainnya dalam memudahkan masyarakat," terang Asri.

Menyikapi beberapa pertanyaan netter yang mucul melalui video siaran langsung di Instagram Forum Komunikasi Media Sosial Riau, beberapa keluhan terkait layanan yang diperoleh di Rumah Sakit masih menjadi pertanyaan peserta.

Menjawab itu semua, Asri menjelaskan, masyarakat berhak membuat aduan atau laporan langsung ke kantor BPJS Kesehatan, melalui Mobile JKN, Customer Service BPJS Kesehatan, atau layanan pengaduan lainnya.

Sementara itu, untuk iur biaya sendiri papar Dia, peserta BPJS Kesehatan tak perlu lagi mencemaskan adanya biaya tambahan saat berobat di Rumah Sakit, Puskesmas maupun Klinik Utama. Berapa pun biayanya dan peserta mentaati aturan yang berlaku, termasuk iuran rutin bagi peserta mandiri, maka seluruh biaya pengobatan akan ditanggung pihak BPJS Kesehatan.

"Berapapun biaya perobatan, pasien BPJS tidak ada lagi iur biaya di rumah sakit sesuai indikasi medis. Terkecuali, pasien meminta obat yang lain di luar obat yang ditentukan, maka itu tergantung rumah sakit dan kesepakan dengan pasien. Intinya, selagi semua sesuai sistem, maka tak ada iur biaya," papar Asri.

Terkait Mobile JKN yang telah diluncurkan BPJS Kesehatan belum lama ini, Asri menerangkan, semua masyarakat atau peserta BPJS kesehatan dapat melakukan download di PlayStore atau AppStore.

Aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta maupun masyarakat dalam mengurus segala hal terkait BPJS Kesehatan. Baik itu perubahan fasilitas kesehatan, KIS Digital, data tagihan iuran peserta, riwayat penggunaan pelayanan, skrining kesehatan, informasi JKN-KIS sampai dengan pengaduan.

"Masyarakat lupa atau kartu BPJS Kesehatannya hilang, tak perlu kuatir, di Mobil JKN bisa, kita gunakan kartu BPJS Kesehatan digital yang ada di Mobile JKN-KIS saat berobat. Semua menjadi lebih mudah," paparnya. (dri)

Berita Tekait

banner kki

pelatihan perencanaan anggaran jkn3

bl pembiyaan

evaljkn18

monevjkn17

calon fasilitator

cop 01
cop 01
cop 01
policy

Policy Paper