97 Persen Warga Tercover BPJS Kesehatan, Muba Raih Predikat UHC

97 Persen Warga Tercover BPJS Kesehatan, Muba Raih Predikat UHC - Daerah97 Persen Warga Tercover BPJS Kesehatan, Muba Raih Predikat UHC - Daerah

INDOPOS.CO.ID - Berbicara soal aspek pelayanan kesehatan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) patut diacungi jempol. Pasalnya, sejak tahun 2002 Kabupaten Muba sudah melaksanakan program berobat gratis dan menjadi pelopor di Indonesia.

Kini, meskipun program berobat gratis jaminan Muba Sehat tersebut resmi dihentikan pada 1 Januari 2019 karena berkaitan menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, tetapi Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin telah mengucurkan dana APBD sebesar Rp 35 Miliar untuk membuatkan asuransi BPJS kepada 232 ribu warga Muba dari Basis Data Terpadu (BDT) Dinas Sosial Muba.

"Jadi, saat ini sudah 95 persen warga Muba yang sudah tercover BPJS Kesehatan yang pembiayaannya dibebankan menggunakan APBD Muba, dan Alhamdulillah Muba mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan," ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin di sela Launching Universal Health Coverage (UHC) dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Tentang Kerjasama Daerah Perbatasan Antara Pemkab Muba dengan Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumsel di Opp Room Pemkab Muba, Senin (11/3/2019).

Dikatakan, komitmen pemberian asuransi kesehatan gratis bagi masyarakat Muba khususnya bagi warga pra sejahtera bukan menjadi hal yang baru di Musi Banyuasin. "Ke depan tugas yang akan kita realisasikan dan kejar yakni bagaimana menciptakan pelayanan kesehatan yang semakin baik dan fasilitas kesehatan yang lengkap di Muba serta kesejahteraan tenaga kesehatan di Muba meningkat," tegasnya.

Dodi menambahkan, dirinya akan fokus meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas cabang pembantu di pedesaan hingga RSUD Sekayu. Bahkan, saat ini RSUD Sekayu telah menjadi RS Rujukan di Provinsi Sumsel. "Pemkab Muba juga akan menerapkan prosedur open member, yang nantinya tidak ada lagi warga Muba yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan baik, semuanya harus tercover pada asuransi kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu BPJS Kesehatan, dr Erna Wijaya Kesuma MM AAK sangat mengapresiasi Pemkab Muba yang telah mengcover sebagian besar warga Muba dalam kepesertaan JKN-KIS atau BPJS Kesehatan.

"Kami dari pihak BPJS Kesehatan sangat kagum dan mengapresiasi Bupati Muba yang sangat komitmen dan konsisten memperhatikan serta merealisasikan pelayanan kesehatan bagi warganya, oleh sebab itu Muba sangat pantas mendapatkan predikat UHC," cetusnya.

Ia menghimbau, kepada Kabupaten/kota lain kiranya dapat mencontoh komitmen Pemkab Muba dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga di daerah masing-masing. "Semoga apa yang sudah dilakukan Pemkab Muba ini dapat menjadi inspirasi daerah lainnya khususnya di Sumsel.

Pada kesempatan tersebut, turut juga dihadiri Pelopor Kesehatan Gratis di Indonesia yang juga mantan Gubernur Sumsel dua periode H Alex Noerdin, Sekda Pali Syahrul Nazil, serta Forkopimda Muba yakni diantaranya Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani SSos, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Kajari Muba Maskur SH MH, Ketua PA Sekayu Saifullah Anshari SAg MAg, Ketua DPRD Muba. (srv)

Berita Tekait