Sesi 5
Tantangan Revenue Collection di Indonesia 

borderx

video thumb


Deskripsi

Sesi 5 ini membahas secara komprehensif mengenai tantangan dalam Revenue Collection terkait sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia.

  Tujuan Pembelajaran

Diharapkan setelah menguasai Sesi 5 ini :

  1. Peserta mampu menjelaskan mengenai bentuk tantangan dalam Revenue Collection terkait sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia.  
  2. Peserta mampu menjelaskan prinsip-prinsip pembiayaan kesehatan Indonesia dalam konsep revenue collection.
  3. Peserta mampu menjelaskan bentuk sumber daya yang menjadi peluang positif dalam tantangan revenue collection pembiayaan kesehatan di Indonesia.

Petunjuk Pembelajaran

Petunjuk tentang cara penggunaan, peran tutor dan kewajiban peserta.
Petunjuk penggunaan dalam pembelajaran modul, yaitu:

  1. Durasi sesi pengajaran dalam sesi 5 memakan waktu 1 jam dan 40 menit
  2. Setelah pengajaran sesi selesai, diadakan kuis. Kuis ini diberikan setiap sesi
  3. Kuis dianalisis untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap bahan ajar yang diberikan

Peran tutor dalam pembelajaran Sesi 5, antara lain:

  1. Tutor sebagai pemberi materi pengajaran setiap sesi
  2. Tutor memberikan jawaban atau penjelasan terhadap pertanyaan yang diberikan dari peserta pelatihan
  3. Tutor memberikan kuis setiap sesi yang sudah dilaksanakan
  4. Tutor wajib memberikan nilai terhadap kuis yang telah dilaksanakan
  5. Tutor memberikan evaluasi untuk pengembangan modul

Kewajiban peserta dalam pembelajaran Sesi 5, antara lain :

  1. Peserta wajib mengikuti peraturan yang berlaku dalam pembelajaran ini.
  2. Peserta wajib menyelesaikan kuis yang diberikan oleh Tutor
  3. Peserta wajib memberikan feedback atau umpan balik untuk menilai kemampuan diri dan kemampuan Tutor dalam proses pembelajaran

Rencana Pembelajaran

Kegiatan  : Pengajaran Sesi 5
Waktu     : 08.00 – 09.40 WIB (menyesuaikan)
Tempat   : Ruang kelas (tatap muka/webinar)

  Materi


 
  Sipnosis / Rangkuman

Indonesia mengawali UHC dengan Jaminan Kesehatan Nasional yang dimulai awal Januari 2014. Penting kiranya pemahaman konsep sistem pembiayaan. Konsep ini merupakan konsep dasar dalam sistem pembiayaan kesehatan yaitu revenue collection, pooling, dan purchasing. Revenue collection merupakan pengumpulan dana yang berasal dari pajak yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, penerimaan di luar pajak, penerimaan dari premi yang dilakukan oleh masyarakat dengan atau tidak dihubungkan dengan risiko, serta pembayaran langsung untuk pelayanan kesehatan dari masyarakat (out of pocket) 2010). Contoh dari konsep revenue collection Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah dana Penerima Bantuan Iuran (PBI), dana dari pemerintah daerah untuk iuran JKN, pembayaran premi ke BPJS. Hambatannya adalah pengumpulan iuran dari penduduk bukan penerima upah (informal sektor). Untuk mencapai prinsip universal, pengumpulan dana dilakukan secara bertahap selama lima tahun yang diawali pekerja penerima upah.

  Lembar Kerja

DOWNLOAD

  Referensi

  1. Kutzin. J, Cashin. C, Jakab. M, 2010, Implementing Health Financing Reform; Lessons from countries in transition, WHO, Denmark.
  2. Kutzin. J, 2013, Health Financing for Universal Coverage and Health System Performance: Concepts and Implications for Policy, WHO Bulletin.
  3. Sheiman, I., Langenbrunner, J., Kehler, J., Cashin, C., & Kutzin, J. (2010). Sources of funds and revenue collection: reforms and challenges. Implementing Health Financing Reform, 85.

  Sesi Kuis