Prasobsri-Ungthavorn-sesi2Free Movements of Medical Professionals Policy and Planning
Prasobsri Ungthavorn, MD., FAAP., FRCPC
The Medical Council of Thailand
Ditulis oleh: Emmy, 25 Juni 2013


Topik ini membahas mengenai bagaimana Mutual Recognition Arragements (MRA) dalam pelayanan kesehatan. MRA dalam sektor pelayanan kesehatan dapat mengatur kewenangan dan kualifikasi setiap tenaga professional baik kesehatan dan non kesehatan yang akan dikirim ke negara lain sesama anggota MRA. Ini dapat membantu memfasilitasi para professional penyedia pelayanan kesehatan di suatu daerah berdasarkan aturan dan regulasi yang berlaku di daerah tersebut.

Pentingnya MRA dalam pelayanan kesehatan yaitu untuk menguatkan kapasitas para profesional melalui publikasi dan memberikan informasi mengenai pengalaman, penerapan di lapangan, yang disesuaikan dengan kebutuhan Asean Member State (AMS).

Tujuan MRA dalam Medical Practice (MP):

  1. Memfasilitasi mobilisasi MP antar negara ASEAN
  2. Pertukaran informasi dan peningkatan kerjasama
  3. Mempromosikanpenerapan dan standar serta kualifikasi pelayanan kesehatan
  4. Menyediakan peluang untuk meningkatkan capacity building dan pelatihan bagi tenaga kesehatan

PMRA of Host Country:

  1. Mengevaluasi kualifikasi dan pelatihan dari tenaga kesehatan asing
  2. Pengkajian untuk administrasi
  3. Monitor dan pengkajian
  4. Melaksanakan MRA

Roadmap for Implementation of ASEAN MRA on Medical Practicioners:

  1. Pertukaran informasi dan keahlian untuk merekomendasikan penerapan standar dan kualifikasi pelayanan kesehatan
  2. Memfasilitasi mobilisasi tenaga kesehatan antar negara ASEAN
  3. Financing Mechanism
  4. Memberikan asuransi untuk korban malpraktek