Optimalkan Layanan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangsel Diresmikan

Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi Badan Usaha untuk mendaftarkan perusahaan dan pekerjanya ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi Badan Usaha untuk mendaftarkan perusahaan dan pekerjanya ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,

Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memperluas cakupan layanan bagi peserta dengan meresmikan kantor cabang baru di area BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (26/5).

Direktur Umum dan SDM, BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz, yang meresmikan kantor tersebut, dalam siaran persnya, Minggu (28/5), mengatakan, peresmian kantor baru tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Hal ini diharapkan dibarengi pula dengan tingkat kesadaran masyarakat pekerja akan pentingnya terlindungi dalam program jaminan sosial di Indonesia, khususnya di wilayah Tangerang Selatan,” kata dia.

Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah Direktur Perluasan Kepesertaan, E Ilyas Lubis, dan Direktur Investasi, Amran Nasution, serta Kepala Kantor Wilayah Banten, Teguh Purwanto, yang merupakan Kantor Wilayah koordinasi regional Provinsi Banten. Selain itu, peresmian ini dihadiri pula oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rahmidiani dan Benyamin Davnie, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Tangerang Selatan, Purnama Wijaya.

Dengan diresmikannya Kantor Cabang Tangsel ini, upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung pelayanan melalui jaringan operasional serta infrastruktur yang memadai dapat segera tercapai. Adapun unit kerja BPJS Ketenagakerjaan ini tersebar di 11 kantor wilayah, 121 kantor cabang, 203 Kantor Cabang Perintis dan Service Point Office (SPO) kerjasama perbankan di Bank BNI, BRI, BTN dan BJB.

Naufal mengungkapkan, tujuan peresmian kantor cabang yang baru adalah untuk mempermudah pekerja, baik formal maupun informal, untuk berinteraksi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendapatkan informasi, melakukan pendaftaran kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, dan pencairan klaim jaminan yang terdiri dari Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Pensiun (JP). “Pembukaan kantor baru juga akan memperluas cakupan layanan, sehingga BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih dekat dengan tenaga kerja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pekerja,” ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan senantiasa berupaya semaksimal mungkin untuk selalu mewujudkan layanan yang prima kepada nasabahnya. Tidak hanya kesiapan fasilitas layanan yang lengkap, nyaman dan informatif, tapi juga mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan profesional sesuai kompetensinya agar mampu memberikan layanan yang optimal dalam membangun hubungan kerja sama yang baik dengan pekerja.

“Di samping itu, jumlah Kantor Cabang yang banyak dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia ini juga untuk memudahkan peserta dalam bertransaksi. Layanan BPJS Ketenagakerjaan juga dilengkapi dengan berbagai kanal untuk memudahkan pekerja dalam melakukan pendaftaran, pengecekan saldo, maupun pencairan klaim jaminan," ungkap Naufal.

Kantor Cabang Tangerang Selatan saat ini memiliki peserta aktif sebanyak lebih dari 101.000 peserta dengan perusahaan aktif sebanyak 2.602 perusahaan. Sementara dalam pelayanan klaim jaminan, Kantor Cabang Tangerang Selatan hingga akhir bulan April yang lalu telah membayarkan sebanyak Rp 2,5 Miliar klaim JKK, Rp 139,9 miliar klaim JHT, Rp 1,7 miliar klaim JKM, dan Rp 166,6 juta untuk klaim JP.

Selain itu juga terdapat 27 jaringan Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) yang siap melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan apabila mengalami kecelakaan kerja dan harus dirawat inap, tanpa membebani peserta dengan biaya administrasi ataupun perawatan. "Semoga dengan hadirnya Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Selatan ini mampu memenuhi kebutuhan pemberian layanan dan peningkatan kepesertaan. Agar kesejahteraan seluruh pekerja di Indonesia dapat segera terwujud," pungkas Naufal.

Berita Tekait

bl pembiyaan

monevjkn17

calon fasilitator

cop 01
cop 01
cop 01
policy

Policy Paper