BPJS Kesehatan Terapkan Program Mudik Nyaman

MALANG KOTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan kemudahan pelayanan kepada peserta yang mudik Lebaran tahun ini. Bentuknya, peserta BPJS Kesehatan tetap bisa berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke kantor cabang BPJS Kesehatan setempat.

Sederhananya, peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam kondisi darurat maupun non-darurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan sendiri telah bekerja sama dengan 39 rumah sakit.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Hendry Wahjuni mengatakan, kebijakan penyederhanaan prosedur pelayanan kesehatan tersebut berlaku sejak 19 Juni hingga 2 Juli 2017. Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, peserta JKN-KIS yang sakit saat perjalanan mudik atau saat sampai ke tujuan tinggalnya tidak harus melapor ke kantor cabang BPJS Kesehatan setempat.

”Kebijakan itu mengacu pada prinsip portabilitas yang diemban BPJS Kesehatan,” ujarnya dalam konferensi pers bertema ”Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan” (15/6).

Pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang sedang mudik dan status kepesertaan aktif. Karena itu, BPJS Kesehatan berharap agar peserta memastikan dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif. ”Untuk mengecek iuran, bisa melalui aplikasi BPJS Kesehatan mobile,” kata dia.

BPJS Kesehatan bertemu dengan seluruh rumah sakit guna menyosialisasikan program tersebut. Sehingga, mulai 19 Juni, pemudik sudah bisa langsung memanfaatkan fasilitas tersebut. ”Tidak usah pakai surat rujukan,” ucap dia.

Hendry menegaskan, selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, rumah sakit tidak diperkenankan menarik biaya dari peserta.

Sementara, BPJS Kesehatan juga membuka posko mudik di delapan titik padat pemudik. Antara lain Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Stasiun Bandung, Stasiun Jogjakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, serta Pelabuhan Merak Banten. Posko mudik yang digelar pada 21-24 Juni tersebut menyediakan pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga sosialisasi program jaminan kesehatan.

Selain itu, untuk mempermudah peserta mencari informasi tentang BPJS Kesehatan, pihaknya baru saja meluncurkan aplikasi Mudik BPJS Kesehatan. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa memperoleh informasi seperti lokasi kantor BPJS Kesehatan yang dekat dengan lokasi peserta.

Pewarta: Fiska Tanjung
Penyunting: Yunan Helmi
Fotografer: Bayu Eka

Berita Tekait

bl pembiyaan

monevjkn17

calon fasilitator

cop 01
cop 01
cop 01
policy

Policy Paper