Kemenkes Kucurkan Rp25,5 T untuk Biayai JKN Sepanjang 2017

Kemenkes Kucurkan Rp25,5 T untuk Biayai JKN Sepanjang 2017

Jakarta, Kementerian Kesehatan mengucurkan Rp25,5 triliun untuk membiayai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sepanjang tahun 2017. Angka tersebut setara dengan 48,3 persen total anggaran Kemenkes di tahun yang sama.

Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek mengatakan biaya tersebut dikeluarkan untuk membiayai penerima bantuan iuran (PBI). Total anggaran Kemenkes untuk tahun 2017 mencapai Rp58,3 triliun.

"Total anggaran ini digunakan di antaranya untuk membiayai jumlah penerima bantuan iuran (PBI) yakni 92,3 juta jiwa dengan total iuran yang mencapai Rp 25,4 triliun," ujar Menkes Nila kepada wartawan, ditemui di Kementerian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Hingga Oktober 2017, Menkes Nila mengatakan jumlah peserta JKN mencapai 187,9 juta jiwa. Penyakit katastropik masih menjadi penyakit yang paling menyedot anggaran JKN. Untuk itu ia mengajak masyarakat agar menjaga kesehatan tubuh sebagai langkah preventif agar tak menguras anggaran JKN. 

Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dapat menjadi panduan bagi masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat dan mencegah penyakit katastropik. Germas sendiri meliputi aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban. 

"Mencegah penyakit hipertensi, diabetes dengan gaya hidup sehat harapan kami yang sakit akan berkurang sehingga defisit JKN akan berkurang. Di sini kita memerlukan masyarakat untuk mengubah perilaku hidup bersih dan sehat," tambah dia. 

Berita Tekait

banner kki

bl pelatihan copy

bl pembiyaan

evaljkn18

monevjkn17

calon fasilitator

cop 01
cop 01
cop 01
policy

Policy Paper