Monitoring and Evaluation of UC Scheme

Monitoring and Evaluation of UC Scheme

Dr. Walaiporn Patcharanarumol


uch-thailand-2Bangkok-PKMK. Perjalanan 10 tahun Universal Health Coverage di Thailand menghasilkan perubahan besar serta mendalam pada sistem kesehatannya. Komitmen politik dan rasa bertanggungjawab menjadi modal dasar, mengapa asuransi kesehatan nasional di Thailand dapat berjalan sesuai dengan harapan pemimpin dan rakyatnya. Namun tidak sedikit batu sandungan selalu menjadi ujian bagi seluruh penyedia pelayanan kesehatan dan pemerintah.

Sepuluh tahun perjalanan UHC tentunya banyak hal yang menjadi bahan pembelajaran yang bisa diperoleh oleh banyak pihak. Sebuah kajian secara independen telah dilakukan dan membuahkan hasil report sebuah buku dengan judul “Thailand’s Universal Coverage Scheme: Achievements and Challenges”. Buku ini berisi perjalanan UHC di Thailand dalam kurun waktu sepuluh tahun. Buku ini akan menceritakan bagaimana perjalanan UHC di Thailand. Sejak diluncurkannya sat tahun 2001 kemudian, Universal Coverage Shceme (UCS) berhasil melindungi 47 juta jiwa dimana 75% populasi tidak terlindungi termasuk 18 juta yang sama sekali tidak ikut asuransi. Untuk 25% sisanya sudah terlindungi dalam skema asuransi pemerintah (Civil Servant Medical Benefit Scheme (CSMBS) yang melindungi atau meng-cover pegawai pemerintah, pensiunan dan anggota keluarganya serta pegawai swasta dimana untuk pegawai swasta ini berkontribusi dengan membayar kepada penyedia pelayanan kesehatan melalui Sosial Security Scheme (SSS). Jadi jika kita melihat skema asuransi di Thailand ada tiga yaitu 1). UCS untuk penduduk biasa non pegawai dan masyarakat kurang mampu, 2) CSMBS untuk pegawa pemerintah, pensiunan, dan tanggungan (keluarga), 3) SSS untuk pegawai swasta.

Laporan yang dibuat dalam bentuk buku ini merupakan hasil penelitian atau kajian yang dilakukan secara independen oleh kelompok besar yang terdiri dari ahli-ahli baik luar negari maupun dari Thailand sendiri dimana terdiri dari peneliti, universitas, organisasi profesi dari berbagai macam kelompok dan lain sebagainya. Kajian ini menarik untuk dilbaca, dikarenakan ada bukti bahwa Universal Coverage Scheme meningkatkan akses terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan, meningkatkan keadilan terhadap cakupan utilisasi dan mencegah kemiskinan karena pengobatan. Rekomendasi kebijakan terhadap pemerintah Thailand juga terdapat dalam buku ini dimana ada dua hal penting rekomendasi kebijakan dimana satu set terkait dengan agenda yang belum selesai dan satu lagi agenda masa depan yang ditawarkan dengan tujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan UCS selama 10 tahun mendatang.

Reportase lainnya

the-8th-indonesian-health-economist-association-inahea-biennial-scientific-meeting-bsm-2023The 8th Indonesian Health Economist Association (InaHEA) Biennial Scientific Meeting (BSM) 2023 25-27 Oktober 2023 InaHEA BSM kembali diadakan untuk...
gandeng-ugm-dinas-kesehatan-dan-keluarga-berencana-kabupaten-sampang-adakan-pendampingan-tata-kelola-program-kesehatan-di-kabupaten-sampang Kamis, 6 April 2023, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang bersama dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM...
diseminasi-buku-petunjuk-pelaksanaan-layanan-hiv-aids-dan-infeksi-menular-seksual-ims-dalam-skema-jknReportase Diseminasi Buku Petunjuk Pelaksanaan Layanan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) dalam Skema JKN 22 Desember 2022 dr. Tri Juni...

pendaftaran-alert

regulasi-jkn copy

arsip-pjj-equity

Policy Paper

Link Terkait

jamsosidthe-lancet