Motivation and Retention of Health Workers in Developing Countries: a Systematic Review

https://www.usaid.gov/sites/default/files/styles/home_carousel/public/carousel/PhotoBBLKUI_TrishantyRondonuwuKNCV.jpg?itok=5Reemgn6

Kali ini untuk artikel terakhir melihat motivasi dan retensi tenaga kesehatan di negara-negara berkembang. Studi ini juga menggunakan metode me-review beberapa literatur dari berbagai sumber yang terdiri dari penelitian kuantitatif dan kualitatif. Beberapa negara yang diteliti yaitu Afrika (Benin, Kamerun, Ghana, Kenya, Malawi, Mali, Senegal, Afrika Selatan, Tanzania, Uganda, dan Zimbabwe) dan Asia (Bangladesh, Yordania, Georgia, Kazakhstan, Malaysia dan Vietnam). Dari dua puluh literatur yang termasuk dalam kriteria inklusi ditemukan bahwa insentif finansial, pengembangan karir dan pola manajemen menjadi faktor utama dalam memotivasi tenaga kesehatan, namun jika insentif finansial saja tidak cukup mendorong motivasi dan retensi dari petugas kesehatan. Serta beberapa faktor lain yang dapat mendorong semangat kerja diantaranya yaitu pengakuan dan infrastruktur yang memadai (Willis-shattuck et al., 2008).

SELENGKAPNYA