Sesi 1
Pengantar Sistem Kesehatan Indonesia  
 

borderx

video thumb


Deskripsi

Sesi 1 ini membahas sistem kesehatan, komponen-komponennya, bagaimana pelaksanaan sistem kesehatan di berbagai negara beserta tantangan implementasinya.

  Tujuan Pembelajaran

Diharapkan setelah menguasai Sesi I ini :

  1. Peserta mampu menjelaskan mengenai sistem kesehatan di Indonesia dan dibandingkan dengan sistem kesehatan di negara lain.  
  2. Peserta mampu menjelaskan konsep reformasi sistem kesehatan dan peran fungsi pembiayaan;
  3. Peserta mampu menjelaskan sistem kesehatan Indonesia, posisi serta peran BPJS.

Petunjuk Pembelajaran

Petunjuk tentang cara penggunaan, peran tutor dan kewajiban peserta.
Petunjuk penggunaan dalam pembelajaran modul, yaitu:

  1. Sesi 1 ini akan mempelajari 8 konsep dan teori yang berkenaan dengan sistem kesehatan
  2. Durasi sesi pengajaran dalam Sesi 1 ini memakan waktu 1 jam dan 40 menit
  3. Setelah pengajaran sesi selesai, diadakan kuis. Kuis ini diberikan setiap sesi
  4. Kuis dianalisis untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap bahan ajar yang diberikan

Peran tutor dalam pembelajaran Sesi 1, antara lain:

  1. Tutor sebagai pemberi materi pengajaran setiap sesi
  2. Tutor memberikan jawaban atau penjelasan terhadap pertanyaan yang diberikan dari peserta pelatihan
  3. Tutor memberikan kuis setiap sesi yang sudah dilaksanakan
  4. Tutor wajib memberikan nilai terhadap kuis yang telah dilaksanakan
  5. Tutor memberikan evaluasi untuk pengembangan modul

Kewajiban peserta dalam pembelajaran Sesi 1, antara lain :

  1. Peserta wajib mengikuti peraturan yang berlaku dalm pembelajaran ini.
  2. Peserta wajib menyelesaikan kuis yang diberikan oleh Tutor
  3. Peserta wajib memberikan feedback atau umpan balik untuk menilai kemampuan diri dan kemampuan Tutor dalam proses pembelajaran

Rencana Pembelajaran

Kegiatan  : Pengajaran Sesi 1
Waktu     : 08.00 – 09.40 WIB (menyesuaikan)
Tempat   : Ruang kelas (tatap muka/webinar)

  Materi


 
  Sipnosis / Rangkuman

Sistem kesehatan tidak lepas dari ideologi negara serta tata kehidupan politik bangsa. Interaksi antara ideologi, situasi yang menuntut pragmatisme menjadikan sistem kesehatan merupakan hal yang dinamis dan dapat menjadi subyek untuk reformasi. Sistem Kesehatan di Indonesia diformulasikan dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) berdasarkan Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2012. SKN adalah pengelolaan kesehatan yang diselenggarakan oleh semua komponen bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

  Lembar Kerja

DOWNLOAD

  Referensi

  • Amelung, V. E., (2013). Main characteristics of American health care system. Healthcare Management, Springer Texts in Business and Economics, DOI 10.1007/978-3-642-38712-8_2, # Springer-Verlag Berlin Heidelberg 2013
  • Busoi, C. S. (2010). Health systems and the influence of political ideologies. Management in Health XIV/2/2010 pp 4-6.
  • Gauld, R., Ikegami, N., Barr, M. D., Chiang, TL., Gould, D., & Kwon, S. (2006). Advanced Asia’s health systems in comparison. Health Policy 79 (2006) 325–336, doi:10.1016/j.healthpol.2006.01.009
  • Robert, M.J., Hsiao, W., Berman, P. & Reich, M.R. (2004) Getting Health Reform Right, A Guide to Improving Performance and Equity. New York: Oxford University Press.
  • WHO. (2000). The World Health Report 2000 Health Systems: Improving Performance. Geneva: WHO.
  • WHO. (2007). Everybody’s business Strengthening Health Systems to Improve Health Outcomes: WHO’s Framework for Action. Geneva: WHO.
  • WHO. (2010). The World Heath Report 2010 Health Systems Financing: the path to universal coverage. Geneva: WHO
  • WHO. (2010). Monitoring and Evaluation of Health Systems Strengthening: An Operational Framework. Geneva: WHO.
  • USAID. (2012). The Health System Assessment Approach: a how-to manual, Version 2.0. Available at: www.healthsystemassessment.org

  Sesi Kuis