Pengantar minggu ini: 15 - 22 April 2013

Pengantar minggu ini: 22 -  28 April 2013

 

Manfaat dan Risiko Perusahaan Bergabung dengan BPJS

Klinik-DKKlinikdkKlinikDK - 1 Januari 2014, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Indonesia akan mulai beroperasi. Dalam UU SJSN dan UU BPJS semua perusahaan dan pemberi kerja lain diwajibkan menjamin kesehatan karyawan dan anggota keluarganya melalui BPJS Kesehatan. Pemberi kerja juga diwajibkan menjamin empat program lainnya melalui BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini perusahaan telah menyediakan jaminan melalui perusahaan asuransi swasta. Dalam BPJS, kewajiban itu bertahap sampai tahun 2019. Peta jalan  Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas) telah  dipublikasikan  pada 29 November 2012  yang memberikan waktu kepada perusahaan yang telah menyediakan jaminan masuk BPJS paling lambat tahun 2019. Namun, perusahaan dapat mendaftarkan karyawannya atau memindahkan asuransinya ke BPJS Kesehatan pada tahun 2014. Apa risiko dan keuntungannya? Apakah lebih baik bergabung dengan BPJS sejak awal, ditengah jalan atau di akhir? Seperti apa kira-kira reaksi karyawan yang akan timbul jika jaminan kesehatan yang ada dipindahkan ke BPJS Kesehatan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut sejumlah tokoh dan regulator akan memberikan informasi lengkap dalam seminar dua hari yang akan diselenggarakan secara serial di Jakarta, Surabaya, Bali, dan Palembang. Penanggujawab kegiatan ini adalah Prof.dr. Hasbullah Thabrany, MPH, DrPH. 

 

Seminar ini semula akan diadakan tanggal 24-25 april 2013 di Surabaya, namun akan dipindahkan ke Bali pada bulan Mei. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik

 

 

Bongkar Pasang Kebijakan Jamkesmas Indonesia

buku-whoBuku Indonesia's Goverment Financed Healht Coverage ProgramPKMK-Indonesia merupakan salah satu negara yang memberlakukan Jaminan Kesehatan untuk warga negaranya. Jaminan kesehatan tersebut dinamakan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Jaminan Kesehatan Masyarakat ditujukan untuk masyarakat miskin dan tidak mampu. Penggolongan kategori miskin dan tidak mampu ini masih menjadi perdebatan menarik di beberapa kalangan. Jaminan Kesehatan Masyarakat dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang pada tahun 2013 mencapai Rp. 8,29 triliun. Angka tersebut meningkat dari tahun 2012 sebessar Rp. 7,28 triliun.

Bank Dunia juga menyatakan bahwa pada tahun 2014 dengan berlakunya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), program Jamkesmas akan bergabung dengan progam Jaminan Sosial Nasional lainnya  di bawah payung hukum BPJS. Publikasi Bank Dunia menyatakan dengan meningkatkan kinerja Jamkesmas saat ini akan menjadi kunci untuk mencapai cakupan universal untuk kesehatan di Indonesia. Pemisahan antara penyedia layanan kesehatan (provider) dan fungsi pembeli (purchaser function) merupakan hasil yang baik untuk pelaksanaan Jamkesmas. Sementara, implementasi mekanisme pembayaran untuk penyedia pelayanan kesehatan menjadi fokus yang baik dan diperlukan untuk mengatasi kelemahan/kekurangan dalam perancangan atau perencanaan program Jamkesmas. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai publikasi Jamkesmas ini silahkan klik


 

Health in The Post-2015 Agenda

Final Report of the Global Thematic Consultation on Health April 2013

15apr

Health in The Post-2015 Agenda
Final Report of the Global Thematic Consultation on Health April 2013

Dalam kurun waktu September 2012 hingga Maret 2013 The Global Thematic Consultation on Health in the Post-2015 Development Agenda menerima beragam masukan dari masyarakat dan organisasi-organisasi di seluruh dunia untuk memastikan bagaimana meraih kesehatan terbaik untuk generasi masa depan. Kemudian, diselenggarakan lah diskusi yang melibatkan World Health Organization, UNICEF, the Government of Sweden, the Government of Botswana, United Nations.

Berikut ini beberapa tujuan diadakannya diskusi yaitu :

  1. to stimulate wide-ranging discussion at global, regional, and country levels on progress made and lessons learn from the MDGs relating to health;
  2. to discuss and develop a shared understanding among Member States, UN agencies, civil society, and other stakeholders on the positioning of health in the post-2015 development framework; and
  3. to propose health goals and related targets and indicators for the post-2015 development agenda, as well as approaches for implementation, measurement, and monitoring.

Kurang lebih 150 ribu orang dari seluruh wilayah mengunjungi web konsultasi dan lebih dari 100 paper dikirim oleh berbagai organisasi dan penulis. Empat belas kali pertemuan yang dihadiri sekitar 1.600 orang di La Paz, Dar es Salaam, Abuja, Amsterdam, New York , Beijing, dan Bangkok telah diselenggarakan untuk mematangkan dokumen ini. Jika Anda ingin membaca lebih lanjut, silahkan klik

pendaftaran-alert

regulasi-jkn copy

arsip-pjj-equity

Dana-Dana Kesehatan

pemerintah

swasta-masy

jamkes

*silahkan klik menu diatas

Policy Paper

Link Terkait

jamsosidthe-lancet